Pengaruh Olahan Lokal Cucurbita Moschata Terhadap Perubahan Berat Badan dan Tinggi Badan Pada Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cigandamekar tahun 2025

Syawalia, Daniar Rahma (2025) Pengaruh Olahan Lokal Cucurbita Moschata Terhadap Perubahan Berat Badan dan Tinggi Badan Pada Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cigandamekar tahun 2025. Skripsi thesis, Universitas Bhakti Husada Indonesia.

[img] Text
File 1_Daniar Rahma Syawalia_CKR0210007 - Daniar Syawalia.pdf

Download (988kB)
[img] Text
File 2_Daniar Rahma Syawalia_CKR0210007 - Daniar Syawalia.pdf

Download (503kB)
[img] Text
File 3_Daniar Rahma Syawalia_CKR0210007 - Daniar Syawalia.pdf

Download (1MB)
[img] Text
File 4_Daniar Rahma Syawalia_CKR0210007 - Daniar Syawalia.pdf

Download (455kB)
[img] Text
File 5_Daniar Rahma Syawalia_CKR0210007 - Daniar Syawalia.pdf

Download (638kB)
[img] Text
File 6_Daniar Rahma Syawalia_CKR0210007 - Daniar Syawalia.pdf

Download (1MB)
[img] Text
File 7_Daniar Rahma Syawalia_CKR0210007 - Daniar Syawalia.pdf

Download (413kB)
[img] Text
File 8_Daniar Rahma Syawalia_CKR0210007 - Daniar Syawalia.pdf

Download (5MB)
[img] Text
File 9_Daniar Rahma Syawalia_CKR0210007 - Daniar Syawalia.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis, yang berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif. Upaya peningkatan status gizi melalui pemberian olahan lokal bergizi, seperti Cucurbita moschata, dapat membantu memperbaiki pertumbuhan tinggi badan dan berat badan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian olahan lokal Cucurbita moschata terhadap perubahan berat badan dan tinggi badan balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cigandamekar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen Two Group Pre-test Post-test. Populasi penelitian adalah seluruh balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Cigandamekar, dengan sampel 36 balita yang dibagi menjadi kelompok intervensi (18 balita) dan kelompok kontrol (18 balita). Instrumen penelitian berupa pengukuran berat badan dan tinggi badan balita. Analisis data univariat menggunakan distribusi rata-rata, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji paired t-test dan independent t- test. Hasil: Rata-rata berat badan kelompok intervensi meningkat dari 10,59 kg menjadi 11,35 kg dengan p-value = 0,000, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 8,99 kg menjadi 9,26 kg dengan p-value = 0,000. Rata-rata tinggi badan kelompok intervensi meningkat dari 85,35 cm menjadi 86,63 cm dengan p-value = 0,000, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 85,70 cm menjadi 86,63 cm dengan p-value = 0,006. Hasil uji independent t-test menunjukkan perbedaan rata-rata berat badan antara kelompok intervensi dan kontrol tidak signifikan (p-value = 0,179), dan rata-rata tinggi badan juga tidak signifikan (p- value = 1,000). Kesimpulan: Pemberian olahan lokal Cucurbita moschata dapat meningkatkan berat badan dan tinggi badan balita stunting, dengan peningkatan lebih signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan kontrol.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN
Thesis advisorSaprudin, NanangUNSPECIFIED
Thesis advisorNengsih, Neneng AriaUNSPECIFIED
Subjects: Ilmu Kesehatan > Ilmu Kedokteran, Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan
Ilmu Kedokteran, Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: Admin Librarian UBHI
Date Deposited: 01 Aug 2026 12:08
Last Modified: 01 Aug 2026 12:08
URI: http://eprints.univ-bhi.ac.id/id/eprint/493

Actions (login required)

View Item View Item