Salsabilla, Anisa (2026) IMPLEMENTASI PENGGUNAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT PERMATA CIREBON TAHUN 2026. Skripsi thesis, Universitas Bhakti Husada Indonesia.
|
Text
File 1_Anisa Salsabilla_CMR0220033.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
File 2_Anisa Salsabilla_CMR0220033 - Anisa Salsabilla.pdf Restricted to Repository staff only Download (251kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 3_Anisa Salsabilla_CMR0220033 - Anisa Salsabilla.pdf Restricted to Repository staff only Download (299kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 4_Anisa Salsabilla_CMR0220033 - Anisa Salsabilla.pdf Restricted to Repository staff only Download (236kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 5_Anisa Salsabilla_CMR0220033 - Anisa Salsabilla.pdf Restricted to Repository staff only Download (261kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 6_Anisa Salsabilla_CMR0220033 - Anisa Salsabilla.pdf Restricted to Repository staff only Download (670kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 7_Anisa Salsabilla_CMR0220033 - Anisa Salsabilla.pdf Restricted to Repository staff only Download (215kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 8_Anisa Salsabilla_CMR0220033 - Anisa Salsabilla.pdf Restricted to Repository staff only Download (601kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 9_Anisa Salsabilla_CMR0220033 - Anisa Salsabilla.pdf Restricted to Repository staff only Download (345kB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Transformasi digital pelayanan kesehatan mendorong penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan. Di Indonesia, penerapan RME telah diwajibkan melalui Permenkes Nomor 24 Tahun 2022, namun implementasinya belum sepenuhnya optimal. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023, sebanyak 768 dari 3.138 rumah sakit (24,5%) telah menerapkan RME secara penuh. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi implementasi RME dengan mempertimbangkan aspek manusia, organisasi, dan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi penggunaan RME di Unit Rawat Inap RS Permata Cirebon berdasarkan model HOT-Fit. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Unit Rawat Inap RS Permata Cirebon pada April–Mei 2026. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Data dianalisis menggunakan tahapan Miles dan Huberman, kemudian dikategorikan berdasarkan model HOT-Fit. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RME telah mendukung pelayanan rawat inap. Pada aspek human, pengguna menerima penggunaan sistem meskipun masih terdapat proses hybrid. Pada aspek organization, implementasi didukung oleh kesiapan organisasi. Pada aspek technology, sistem telah mendukung pelayanan namun masih memerlukan pengembangan pada kualitas sistem dan informasi. Pada aspek net benefit, RME memberikan manfaat dalam meningkatkan efisiensi kerja dan pelayanan kesehatan. Kesimpulan: Implementasi RME di RS Permata Cirebon telah berjalan cukup baik berdasarkan model HOT-Fit. Penerimaan pengguna dan dukungan organisasi mendukung keberlangsungan implementasi, sedangkan aspek teknologi masih perlu ditingkatkan. Saran: Rumah sakit diharapkan melakukan evaluasi sistem secara berkala, meningkatkan infrastruktur teknologi, dan memberikan pelatihan berkelanjutan kepada pengguna
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | Ilmu Kesehatan > Ilmu Kesehatan Masyaraka | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kesehatan Masyarakat | |||||||||
| Depositing User: | Library UBHI PKL | |||||||||
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 07:08 | |||||||||
| Last Modified: | 27 Aug 2026 07:08 | |||||||||
| URI: | http://eprints.univ-bhi.ac.id/id/eprint/552 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
