RIYANTI, FAJRI (2025) HUBUNGAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DENGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA DI DESA PANYOSOGAN KECAMATAN LURAGUNG KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2025. Skripsi thesis, Universitas Bhakti Husada Indonesia.
|
Text
File 1_Fajri Riyanti_CKR0210016 - fajri riyanti.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
File 2_Fajri Riyanti_CKR0210016 - fajri riyanti.pdf Restricted to Repository staff only Download (314kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 3_Fajri Riyanti_CKR0210016 - fajri riyanti.pdf Restricted to Repository staff only Download (412kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 4_Fajri Riyanti_CKR0210016 - fajri riyanti.pdf Restricted to Repository staff only Download (294kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 5_Fajri Riyanti_CKR0210016 - fajri riyanti.pdf Restricted to Registered users only Download (451kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 6_Fajri Riyanti_CKR0210016 - fajri riyanti.pdf Restricted to Repository staff only Download (366kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 7_Fajri Riyanti_CKR0210016 - fajri riyanti.pdf Restricted to Repository staff only Download (329kB) | Request a copy |
|
|
Text
File 8_Fajri Riyanti_CKR0210016 - fajri riyanti.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
File 9_Fajri Riyanti_CKR0210016 - fajri riyanti.pdf Download (398kB) |
Abstract
Latar Belakang: Pengguna Internet di seluruh dunia saat ini mencapai 31,7 miliar sedangkan pengguna media sosial mencapai 2,2 miliar. Berdasarkan data yang diperoleh dari Asosiaasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2024 total populasi 278,6 juta jiwa, sekitar 221 juta orang telah terhubung jaringan internet. Remaja yang aktif menggunakan media sosial rentan mengalami Fear of Missing Out (FOMO), yang dapat menyebabkan kecanduan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara FOMO dan kecanduan media sosial pada remaja di Desa Panyosogan, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari 136 remaja berusia 10-19 tahun, dan sampel sebanyak 54 remaja diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi serta uji Rank Spearman. Hasil: Sebanyak 50% responden mengalami FOMO dengan kategori tinggi, sementara 46,3% mengalami kecanduan media sosial pada kategori sedang. Uji Rank Spearman menunjukkan p-value = 0,022 (<0,05) dan rho = 0,310, yang menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan korelasi lemah antara FOMO dan kecanduan media sosial. Simpulan: Terdapat hubungan antara FOMO dan kecanduan media sosial pada remaja di Desa Panyosogan, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan. Saran: Remaja disarankan untuk mengalihkan waktu yang biasa digunakan untuk media sosial dengan aktivitas produktif seperti olahraga, membaca, atau kegiatan ekstrakurikuler untuk mengurangi FOMO
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan > 610 Kedokteran & Keperawatan | |||||||||
| Divisions: | Ilmu Keperawatan | |||||||||
| Depositing User: | Admin Librarian UBHI | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 04:57 | |||||||||
| Last Modified: | 03 Mar 2026 04:57 | |||||||||
| URI: | http://eprints.univ-bhi.ac.id/id/eprint/422 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
