PERBANDINGAN EFEKTIFITAS EDUKASI KESEHATAN TENTANG PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BERBAHAN DAUN KELOR MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DAN LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA STUNTING DI DESA KARANGMUNCANG KECAMATAN CIGANDAMEKAR TAHUN 2025

HIKMAWATI, SRI (2025) PERBANDINGAN EFEKTIFITAS EDUKASI KESEHATAN TENTANG PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BERBAHAN DAUN KELOR MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DAN LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA STUNTING DI DESA KARANGMUNCANG KECAMATAN CIGANDAMEKAR TAHUN 2025. Skripsi thesis, Universitas Bhakti Husada Indonesia.

[img] Text
FILE 1. SRI HIKMAWATI_CKR0210127 - sri Hikmawati(1).pdf

Download (4MB)
[img] Text
FILE 2. SRI HIKMAWATI_CKR0210127 - sri Hikmawati.pdf

Download (4MB)
[img] Text
FILE 3. SRI HIKMAWATI_CKR0210127 - sri Hikmawati(1).pdf

Download (4MB)
[img] Text
FILE 4.SRI HIKMAWATI_CKR0210127 - sri Hikmawati.pdf

Download (4MB)
[img] Text
FILE 5. SRI HIKMAWATI_CKR0210127 - sri Hikmawati.pdf

Download (4MB)
[img] Text
FILE 6. SRI HIKMAWATI_CKR0210127 - sri Hikmawati.pdf

Download (4MB)
[img] Text
FILE 7. SRI HIKMAWATI_ CKR0210127 - sri Hikmawati(1).pdf

Download (4MB)
[img] Text
FILE 8. SRI HIKMAWATI_CKR0210127 - sri Hikmawati(1).pdf

Download (4MB)
[img] Text
FILE 9 - sri Hikmawati. SRI HIKMAWATI_CKR0210127(1).pdf

Download (792kB)

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kuningan, dengan prevalensi tertinggi di Kecamatan Cigandamekar sebesar 25,85%. Desa Karangmuncang mencatat angka stunting tertinggi sebesar 31,4%. Rendahnya pengetahuan ibu tentang pemberian makanan tambahan menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran gizi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas edukasi kesehatan menggunakan media video dan leaflet tentang pemberian makanan tambahan berbahan daun kelor terhadap tingkat pengetahuan ibu yang memiliki balita stunting di Desa Karangmuncang, Kecamatan Cigandamekar, tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pretest- posttest design with control group. Populasi sebanyak 180 ibu. Sampel terdiri dari 30 ibu balita stunting yang dibagi ke dalam dua kelompok intervensi. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan dan media edukasi berupa video serta leaflet. Analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi, baik menggunakan video (rata- rata meningkat dari 53,17 menjadi 83,83) maupun leaflet (rata-rata meningkat dari 56,63 menjadi 72,20), dengan nilai p = 0,000. Selain itu, terdapat perbedaan efektivitas antara kedua media, di mana media video lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu. Kesimpulan dan Saran: menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbahan daun kelor efektif meningkatkan pengetahuan, khususnya melalui media video. Disarankan agar ibu lebih aktif mencari informasi dan menerapkan pengetahuan tentang makanan bergizi untuk mencegah stunting. Kata kunci: edukasi kesehatan, daun kelor, video, leaflet, pengetahuan ibu

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN
Thesis advisorNengsih, Neneng AriaUNSPECIFIED
Thesis advisorNur, Ayip SyarifudinUNSPECIFIED
Subjects: Ilmu Kesehatan > Ilmu Kedokteran, Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan
Ilmu Kedokteran, Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: Admin Librarian UBHI
Date Deposited: 01 Aug 2026 12:15
Last Modified: 01 Aug 2026 12:15
URI: http://eprints.univ-bhi.ac.id/id/eprint/499

Actions (login required)

View Item View Item