IMPLEMENTASI INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) PADA PENCAPAIAN PROGRAM STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) DI PUSKESMAS DARMA KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2026

Puspita, Nova (2026) IMPLEMENTASI INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) PADA PENCAPAIAN PROGRAM STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) DI PUSKESMAS DARMA KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2026. Skripsi thesis, Universitas Bhakti Husada Indonesia.

[img] Text
File 1_Nova Puspita_CMR0220053 - Nova Puspita.pdf

Download (1MB)
[img] Text
File 2_Nova Puspita_CMR0220053 - Nova Puspita.pdf

Download (2MB)
[img] Text
File 3_Nova Puspita_CMR0220053 - Nova Puspita.pdf

Download (2MB)
[img] Text
File 4_Nova Puspita_CMR0220053 - Nova Puspita.pdf

Download (3MB)
[img] Text
File 5_Nova Puspita_CMR0220053 - Nova Puspita.pdf

Download (3MB)
[img] Text
File 6_Nova Puspita_CMR0220053 - Nova Puspita.pdf

Download (3MB)
[img] Text
File 7_Nova Puspita_CMR0220053 - Nova Puspita.pdf

Download (3MB)
[img] Text
File 8_Nova Puspita_CMR0220053 - Nova Puspita.pdf

Download (3MB)
[img] Text
File 9_Nova Puspita_CMR0220053 - Nova Puspita.pdf

Download (391kB)

Abstract

Latar Belakang: Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan transformasi layanan kesehatan dari pendekatan berbasis program menjadi berbasis klaster siklus hidup. Puskesmas Darma Kabupaten Kuningan telah menerapkan ILP sejak Agustus 2024, namun capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) masih belum optimal: ibu hamil 68,75%, ibu bersalin 77,88%, dan lansia 86,36%. Penelitian ini bertujuan menggambarkan implementasi ILP dalam mendukung pencapaian program SPM di Puskesmas Darma Kabupaten Kuningan Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian melibatkan 6 informan yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman berdasarkan teori implementasi kebijakan George C. Edward III. Hasil: ILP berjalan cukup baik namun dalam tahap adaptasi. Komunikasi berlangsung secara hirarkis melalui sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD). Sumber Daya Manusia (SDM) memadai, namun terkendala fragmentasi gedung dan beban administrasi multiaplikasi. Disposisi staf berkembang dari resistensi menuju penerimaan penuh. Standar Operasional Prosedur (SOP) tersedia lengkap namun Surat Keputusan (SK) Penanggung Jawab Klaster belum formal. ILP berkontribusi fasilitatif terhadap SPM melalui pemilahan data berbasis klaster, namun capaian dipengaruhi data estimasi sasaran yang tidak proporsional. Kesimpulan: ILP di Puskesmas Darma berjalan bertahap dengan koordinasi yang terstruktur. Pelaksanaan ILP tergambar mendukung pencapaian SPM secara fasilitatif dan kontekstual, meskipun capaian SPM juga dipengaruhi oleh faktor lain di luar implementasi ILP. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan kajian dan masukan bagi Puskesmas serta bahan pertimbangan bagi Dinas Kesehatan dalam evaluasi implementasi ILP untuk mendukung pencapaian SPM

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN
Thesis advisorDiniah, Bibit Nasrokhatun0420079102
Thesis advisorRahim, Fitri Kurnia0425018901
Subjects: Ilmu Kesehatan > Ilmu Kesehatan Masyaraka
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Library UBHI PKL
Date Deposited: 27 Aug 2026 07:10
Last Modified: 27 Aug 2026 07:10
URI: http://eprints.univ-bhi.ac.id/id/eprint/549

Actions (login required)

View Item View Item