IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN PENYAKIT TBC DI PUSKESMAS BANJARHARJO BREBES KABUPATEN BREBES TAHUN 2025

SETIAWATI, NUR (2025) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN PENYAKIT TBC DI PUSKESMAS BANJARHARJO BREBES KABUPATEN BREBES TAHUN 2025. Skripsi thesis, Universitas Bhakti Husada Indonesia.

[img] Text
file 1 nur setiawati - Lia Prisila.pdf

Download (763kB)
[img] Text
file 2 nur setiawati - Lia Prisila.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB) | Request a copy
[img] Text
file 3 nur setiawati - Lia Prisila.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB) | Request a copy
[img] Text
fie 4 nur setiawati - Lia Prisila.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB) | Request a copy
[img] Text
file 5 nur setiawati - Lia Prisila.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB) | Request a copy
[img] Text
file 6 nur setiawati - Lia Prisila.pdf
Restricted to Registered users only

Download (470kB) | Request a copy
[img] Text
file 7 nur setiawati - Lia Prisila.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB) | Request a copy
[img] Text
file 8 nur setiawati - Lia Prisila.pdf
Restricted to Registered users only

Download (530kB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Brebes yang memiliki angka kasus cukup tinggi. Pemerintah telah menetapkan berbagai kebijakan penanggulangan TBC, namun implementasinya di layanan primer seperti puskesmas masih menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan penanggulangan TBC dari aspek regulasi dan sumber daya manusia, organisasi, teknologi, serta manfaat di Puskesmas Banjarharjo Brebes. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala puskesmas, penanggung jawab program TBC, dan petugas program TBC. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Implementasi kebijakan penanggulangan TBC mengacu pada pedoman nasional, namun keterbatasan jumlah petugas masih menjadi kendala. Dari aspek organisasi, komitmen pimpinan dan koordinasi program mendukung pelaksanaan, meskipun beban kerja petugas tinggi. Dari aspek teknologi, pencatatan melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) memudahkan pemantauan kasus, tetapi terkendala jaringan internet. Dari aspek manfaat, program ini meningkatkan deteksi kasus, memperlancar pengobatan, serta mendukung pencapaian target, meski kepatuhan pasien masih menjadi tantangan. Kesimpulan: Implementasi kebijakan penanggulangan TBC di Puskesmas Banjarharjo telah berjalan sesuai regulasi dan bermanfaat bagi peningkatan deteksi dan pengobatan, meskipun terkendala keterbatasan SDM, beban kerja, dan hambatan teknologi. Saran: Diperlukan pelatihan rutin bagi petugas, penguatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi infrastruktur teknologi, serta evaluasi berkala agar implementasi kebijakan semakin efektif. Kata kunci: Tuberkulosis, implementasi kebijakan, penanggulangan, puskesmas, Brebes Kepustakaan : 29 jurnal (2020-2024), 6 buku (2020-2024)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN
Thesis advisorSuparman, RossiUNSPECIFIED
Thesis advisorSaprudin, AdeUNSPECIFIED
Subjects: Ilmu Kesehatan > Ilmu Kesehatan Masyaraka
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Admin Librarian UBHI
Date Deposited: 03 Aug 2026 02:48
Last Modified: 03 Aug 2026 02:48
URI: http://eprints.univ-bhi.ac.id/id/eprint/536

Actions (login required)

View Item View Item